Sabtu, 21 Januari 2012

All About Maryamah Karpov-nya Andrea Hirata (3)

Di buku ini, bermunculan tokoh-tokoh lama dan tokoh-tokoh baru. Diceritakan di novel ini, nama orang-orang melayu yang biasanya panjang dan punya arti bagus. Tapi mereka juga gemar memberi nama julukan. Beberapa nama julukan juga lucu^^, Ini nama 51 tokoh (selain Laskar Pelangi) di novel Maryamah Karpov yang terpilih ditulis di blog (versi penulis blog^^,)

1. Lao Mi, pembuat hok lo pan terenak yang sombong dan galak
2. Mandor Djuasin (Pak Nga Djuasin bin Djamalludin Ansori), mandor Meskapai timah
3. Kalimut, lelaki suku Sawang yang ingin mengubah nasib
4. Chung Fa, paman A Ling
5. Bang Zaitun, pemain orkestra yang banting stir jadi sopir omprengan yang mengajari Ikal menikmati seni dengan seni
6. Ketua Karmun (Karmun Azizi bin Saidi Syahran), kepala kampung yang saklek, humoris, tapi dicintai rakyatnya, dan suka berseru ’Bintang Kejora!’
7. drg. Budi Ardiaz Tanuwijaya, perempuan mungil nan cantik, berwajah Oshin yang terlahir ‘berbeda’ di keluarganya
8. A Ngong dan A Tong, lelaki Ho Pho yang hobi bertaruh
9. Tambok, pimpinan kaum lanun di Pulau Batuan
10. Puniai, ayah gadis bernama yang ditenung oleh Tambok karena menolak pinangannya yang memberi tumpangan Ikal dan rombongannya
11. Dayang Kaw, anak perempuan tertua keturunan kaum lanun melayu
12. Maura, adik perempuan Dayang Kaw yang ’ditaksir’ Mahar
13. Nurmi, anak Maryamah Karpov yang pandai bermain biola
14. Mustahaq Davidson, mati-matian memodifikasi motor tuanya agar tampak seperti Harley
15. Berahim Harap Tenang, juru pancar film yang memasang slide tulisan HARAP TENANG saat pergantian rol film
16. Kamsir si Buta dari Gua Hantu, pria yang terobsesi pada film, tak cukup sekali menonton film yang sama
17. Berahim Harap Tenang Yunior, anak Berahim Harap Tenang yang menggantikan pekerjaannya
18. San Thong Pompa, tukang tambal ban
19. Sema’un Barbara, pemilik kambing bernama Barbara yang sempat berseteru dengan San Thong Pompa
20. Mahadip Sheriff, petugas pantuan polisi
21. Zainul Helikopter (Zainul Arifin), biang pembual paling jempolan
22. Lam Siong Put alias A Put, dukun gigi
23. Tancap bin Seliman (Reza Pahlawan Dirgantara bin Seliman), gila menonton layer tancap
24. Muas Petang 30, lelaki berkulit gelap
25. Rustam Simpan Pinjam,pegawai koperasi Meskapai Timah
26. Munawir Berita Buruk, petugas yang mengumumkan berita kematian di masjid
27. Marsanip Sopir Ambulans
28. Modin Mahligai (Pak Tua Mansyur Ismail), modin, penghulu, dan penasihat perkawinan
29. Makruf Bui, BcIP, tamatan sekolah permasyarakatan
30. Munaf Katakanlah, jika bicara senang memakai kata katakanlah
31. Mahmudin Pelupa, lelaki yang punya penyakit lupa yang parah
32. Marhaban Hormat Grak (Marhaban Fadillah Ansyari bin Hasan Muslin Ansyari), selalu bertugas sebagai komandan pasukan baris berbaris setiap tujuh belas agustus
33. Marhaban Hormat Grak II, anak Marhaban Hormat Grak
34. Rofi’I Bruce Lee, tergila-gila ingin jadi Bruce Lee
35. Muslimat Rambo, sok jago dan suka mengikat kepala dengan bandana
36. Daud Biduan, ingin jadi penyanyi terkenal
37. Ramlah Biduanita, ingin jadi penyanyi terkenal
38. Mursyidin 363, selalu terobsesi pada jemuran orang yang berkenaan dengan hukum KUHP 363
39. Jumiadi Setengah Tiang, lelaki melankolik yang mudah menitikkan air mata
40. Mustajab Charles Martin Smith (Mustajab bin Ba’irin Jelimat), ingin namanya seperti nama orang barat dan memberi julukan pada dirinya sendiri
41. Satam Minyak, tukang minyak tanah
42. Nur Gundala Putra Petir, pernah tersambar petir
43. A Liong Sunat, mualaf yang baru saja dikhitan
44. Muharam Buku Gambar alias Muharam Ini Budi (Muharam Bilalludin bin Abidin Muchlasin), gara-gara salah memilih hadiah saat panjat pinang karena tak bisa membaca lalu berganti julukan setelah berhasil belajar membaca di kejar paket A
45. Saderi Karbon, juru ketik kantor desa
46. Eksyen (Masridin bin Yakoeb Oemar), punya cita-cita jadi bintang film tapi tak kesampaian
47. Maryamah Karpov, pemain catur yang sering mengajari orang langkah-langkah catur Karpov
48. Syamsiar Bond, pemilik warung Kopi Usah Kau Kenang Lagi yang membolehkan orang ngebon kopi di warungnya
49. Karim Kodak, fotografer
50. Mahmud Corong, penyiar radio Dangdut AM Suara Pengejawantahan.

0 komentar:

Posting Komentar