Sabtu, 21 Januari 2012

Antara Ultraman, Doraemon, dan Tom and Jerry

Beberapa waktu lalu aku dapat undangan reuni dari temen-temen lama di masa aku kecil. Mereka temen maenku. Ada Ultraman, Doraemon, Tom and Jerry, mereka semua sangat mengharapkan aku bisa hadir. Sayangnya aku ga bisa datang dan ga tau kabar terakhir mereka apakah masih jadi artis atau udah pensiun.

Hehehe...paragraf di atas cuma fiksi....khayalan tingkat rendah (bukan Khayalan Tingkat Tingginya Peterpan) seseorang yang pernah menjadi anak-anak.

Di masa kecil dulu, aku suka banget nonton serial-serial superhero dan kartun. Yang kuinget ada banyak banget superhero dan kartun legendaris yang bahkan masih eksis sampai sekarang. Sebut saja Ultraman (Dyna, Gayya, apalagi ya, aku lupa), Power Rangers (semua versi), Pasukan Turbo, Ksatria Baja Hitam (RX Robo, RX Bio, RX King, eh yang terakhir ini sih merek motor), Sailormoon, Doraemon, Inuyasha, Dragonball, Sakura Card Captor, Wedding Peach, Minky Momo, Ninja Hatori, Tom and Jerry, Casper, Looney Toons, Detective Conan, Chibi Maruko Chan, Ninja Boy, Time Request, Candy-Candy, Remi, masih banyak lagi yang lain, apa lagi ya….. Kalo yang sekarang ada Dora the Explorer, Avatar (yang ini aku juga suka), Sponge Bob (kadang masih nonton juga), Rugrat, Beyblade, apalagi ya…ga banyak tahu, jarang nonton.

Yang aku heran adalah minatku untuk menonton tayangan itu sekarang kuecil banget, padahal dulu boleh dibilang suka banget. Sekarang, kalo nonton TV jadi sering berebut channel sama adikku yang masih SMP karena dia masih suka banget nonton beberapa tayangan yang aku sebutin di atas, yang sekarang ini masih ada. Mungkin semakin bertambah usia, seseorang semakin berpikir riil dan kebutuhan akan informasi dan imajinasinya mulai berbeda. Ya iya lah…

Kalo aku, jujur, bosen aja nonton tayangan itu karena alur ceritanya sama aja dari episode ke episode.

Ultraman
Ada monster yang ga bisa ditaklukkan sama....apa sih nama timnya, aku lupa....udah ditembak-tembak ga kalah juga. Akhirnya ultraman datang (emang pahlawan selalu datang di akhir ya?) terus berantem sama monster. Kalo udah mau kalah dan lampu di dadanya mulai merah, ultraman langsung mengerahkan kekuatan pamungkasnya sampai warna lampu di dadanya jadi ijo dan kekuatannya jadi super. Dan akhirnya ultraman menang juga.

Power Rangers dan Pasukan Turbo
Pahlawan yang ini juga hampir sama, muncul pengacau yang dikirim sama musuh. Mereka berantem trus monsternya kalah. Musuhnya (dulu sih namanya Rita, sekarang mungkin udah ganti nama) trus bikin si monster jadi raksasa. Power Rangers ga mau kalah, manggil robotnya juga, trus bergabung biar ukurannya juga raksasa. Akhirnya menang juga.

Ksatria Baja Hitam
Sama persis seperti ultraman, cuman ukurannya seperti manusia biasa. Jurus andalannya adalah Pedang Matahari. Kalo udah mau kalah, baru deh keluarin pedang matahari buat menebas musuhnya. Kenapa ga dari awal aja sih keluarin pedangnya, jadi kan cepet menang, ga perlu babak belur dulu, hehehe

Sailormoon, Inuyasha, Wedding Peach, Sakura Card captor, Dragonball
Semuanya hampir sama, punya senjata pamungkas untuk mengalahkan musuh di akhir cerita. Kalo sailormoon apa ya senjatanya? Seingatku tongkat gitu, tapi lupa namanya. Kalo Inuyasha kan pake golok Luka Angin. Nah, kalo Goku punya jurus pamungkas Kamehame. Yuhui....

Doraemon dan Ninja Hatori
Kalo yang ini, pasti perkaranya tokoh utama buat ulah yang menyulitkan dirinya sendiri, trus minta tolong deh sama tokoh penolong. Nobita misalnya, selalu aja minta tolong sama Doraemon yang punya alat yang aneh-aneh. Seringnya alat itu membawa bencana buat si Nobita sendiri karena alatnya disalahgunakan, atau direbut sama Giant. Kalo boleh pinjam alatnya Doraemon, aku pengen pinjem Pintu Kemana Saja sama Mesin Waktu, hehehe...

Tom and Jerry
Ini adalah kartun yang paling membosankan dan penuh kekerasan. Ceritanya paling seputar uber-uberan kucing dan tikus yang penuh trik licik, jebakan, dan kekerasan. Hmm… menurutku kurang bagus buat ditonton anak-anak.

Itu beberapa diantaranya. Ada juga sih kartun yang alur ceritanya lumayan bagus, tapi nggak banyak. Kalo cerita superhero sih rata-rata sama aja. Apa ya yang membuat orang dewasa ga suka sama tayangan seperti itu, padahal mungkin waktu kecil dulu suka nonton juga. Kalo aku sih, karena udah bosen aja. Atau kenapa ya ada juga orang tua yang masih getol banget nonton tayangan-tayangan itu? Aku masih belum nemu jawabnya. Ada yang mau kasih jawaban?

0 komentar:

Posting Komentar