Jumat, 20 Februari 2015

Dan Yang Kedua Pun Tiba : Cerita Rakyat Arab Saudi

Ternyata menyentuh buku yang isinya ditulis oleh kita sendiri itu rasanya benar-benar lain (ngomporin yang pada pengin punya buku :).

Alhamdulillah, buku kedua ini tadi siang sampai di rumah. Judulnya Cerita Rakyat Arab Saudi.

Bocoran Isi Buku Cerita Rakyat Meksiko


Buat yang penasaran kisah-kisah di Buku Cerita Rakyat Meksiko, saya bagi bocorannya sedikit ya. Sinopsis dari beberapa cerita dalam buku tersebut. Cekidot.

Asal Usul Bulu Indah Kolibri
Ceritanya, dahulu burung kolibri memiliki bulu yang biasa. Warnanya tidak cerah dan menarik. Seekor burung kolibri baik hati bernama Tzunuum, hendak menikah. Ia sedih karena tidak punya gaun yang bagus. Lantas, burung-burung lain yang menjadi sahabatnya menyumbangkan bulu untuk gaun pernikahan Tzunuum. Bulu-bulu yang beraneka warna dan indah tersebut akhirnya melekat terus pada si kolibri ini. So sweet ya :)

Membedah Isi Buku Cerita Rakyat Meksiko



Buku Cerita Rakyat Meksiko ini terdiri dari dua belas cerita yang saling lepas atau tidak berkaitan satu sama lain. Setiap cerita dilengkapi dengan satu ilustrasi di bagian awal. Jadi porsi tulisan dalam buku ini lebih banyak daripada gambarnya. Lebih cocok untuk anak-anak yang menjelang remaja yang sudah terbiasa membaca teks yang panjang.



Enam diantaranya merupakan cerita binatang atau fabel, seperti

Senin, 16 Februari 2015

Buku Solo Perdana : Behind The Scene

Alhamdulillah, buku yang saya susun satu setengah tahun yang lalu ini akhirnya terbit juga. Dari rentang awal menuliskannya hingga kini, banyak hal yang saya peroleh. Bukan hanya buku, tapi juga pelajaran, pengalaman dan tentu saja persahabatan. 

Bagaimana awalnya saya bisa menulis buku ini?
Sekitar pertengahan tahun 2013, Ada pelatihan online menulis buku anak yang diadakan oleh Griya Kinoysan. Sudah lama saya ingin ikut pelatihan seperti ini.

Di akhir pelatihan, Mbak Ari Wulandari (mentor pelatihan) memberi tawaran untuk menulis buku anak. Tetapi temanya sudah ditentukan. Wow, ini kesempatan yang baik. Tentu saja tidak akan saya lewatkan. Kebetulan saya mendapat tema cerita rakyat dunia dari Meksiko.

Lalu bagaimana selanjutnya?

Es Campur


Radit berlari ke rumahnya sambil menenteng bola. Keringatnya bercucuran. Puas sekali dia bermain sepakbola di lapangan kampung. Apalagi timnya menang telak 2-0.


Setelah menyimpan bola di gudang, Radit masuk dapur. Ia mencuci tangan dan wajahnya di wastafel. Saat hendak membuka kulkas, pandangannya beralih pada segelas es di atas meja makan.

Bacaan Al Qur'an Untuk Bapak

“Hei! Kamu sedang apa?” tegur Fara pada seorang anak.

Anak lelaki itu kaget dan gelagapan. Ia lekas berdiri sambil memegangi punggungnya. Masjid sedang sepi. Fara sepertinya datang terlalu awal untuk rapat dengan remaja masjid lainnya.

“Nggak apa-apa, Kak. Cuma lihat-lihat,” jawab si anak sewajar mungkin. Padahal jantungnya sedang berdebar keras.

Gelagatnya membuat Fara curiga. Apalagi anak itu terlihat asing. Sepertinya bukan anak komplek sini. Fara melirik kotak amal. Masih aman di tempatnya dan tertutup rapat.

Koin Dira

“Haduh panasnya,” keluh Dira sambil menyeka peluh.

Dia melemparkan timba ke dalam sumur. Namun karena tak berpengalaman, timba itu hanya terisi air separuhnya saja. Sambil melongok ke sumur, Dira menarik timba itu naik. Tak ada katrol yang mempermudah usahanya.

Usai mencuci muka dan kedua tangannya, Dira mengguyurkan air ke kedua kakinya.

Minggu, 15 Februari 2015

Coming Back : Wajah Baru

Sudah lamaaaaaa sekali ga update blog. Sempet lupa password, ga punya banyak waktu untuk utak atik blog lewat laptop, dan males (jitak untuk alesab ini).

Kangen ngeblog lagi walopun isinya celotehan ga penting. Seperti edisi ini, hehehe.

Daaaan setelah sebelumnya ganti nama blog, sekarang mau launching wajah baru.

Alamat blog ini dulunya aynawardhani. Nama yang sempet saya pilih untuk nama pena di buku-buku antologi yang memuat tulisan saya. Laluuu saya memutuskan memakai nama sendiri di buku solo saya. Akhirnya nama blognya juga harus ikut ganti : dhanistyo. 'dhanistyo' ini penggabungan dari nama panggilan saya dan nama belakang suami -> dhani setiyono -> dhanistyo. Lucu juga sih namanya.

Setelah nama baru, sekarang template dan format blog juga saya rombak. Biar fresh. Sebelumnya saya pakai template yang agak rame gambar walopun kalem. Widget yang saya pasang juga banyak betul, hihihi .... Awal belajar ngeblog keranjingan widget. Bikin loading jadi agak lama sih. Jadiiiii, sekarang mau pakai konsep yang simpel aja.

Beberapa postingan saya tentang mengatur tampilan blig juga kayaknya jadi ada yang ga update karena perubahan dari blogger/blogspot sendiri. Terutama sejak muncul google+. Moga-moga ini jadi awal baru buat saya ngeblog lagi.

Heiya ... semangat ngeblog! ^^