Sabtu, 21 Januari 2012

Episode Luka

I
berdiri di lembayung aku terhuyung
katamu aku terlalu biru mengelabu
lalu aku duduk di tepian jingga
menolak semua bahagia yang ditawarkan luka
sungguh lukanya luka telah meluka di hati yang terluka

II
aku menulis lukaku pada selembar daun
menua ia lalu mengering dan gugur dari reranting
aku berharap angin berbaik hati menerbangkannya kepadamu
dan daun menuntaskan tugas akhirnya :
mengisahkan padamu lukaku yang kau lukai

III
aku ingin menangis sampai air mataku habis
untuk merayakan kehilanganku atas dirimu
saat pintu itu kembali tertutup
sedihku sudah sampai batasku
dan aku tak mampu
lagi, menahan kegelisahan yang menguras hidupku
biar tak ada harapan, aku tetap harus bertahan
memelihara luka ini hingga dewasa

0 komentar:

Posting Komentar