Selasa, 26 April 2011

Keganjilgenapan

Sejak hari itu, semua tak lagi sama.

Nyanyian pengamen di bis kota yang biasanya sumbang tiba2 bgt merdu.

Kopi pahit yang dihidangkan ibu kos pun terasa legit.

Kau tak kan percaya kalau kubilang omelan bapak kos setiap pagi terdengar bagai khotbah yg indah sekali.

Ganjil.
Ini memang ganjil.

Karena ketika aku keluar pintu, kucing buduk kurus yang sering mengeong lapar, jadi secantik kucing anggora.

Jalan sepanjang kos yang tadinya selalu bau got, jadi harum semerbak kembang.

Juga anak-anak dekil ingusan yang hobi berlarian sepanjang gang, tiba-tiba tampak begitu manis dan menggemaskan.

Ada apa ini?
Mimpi?
Ku cubit pipi..
Aw..sakit..

Lalu kenapa ini bisa terjadi?

Seperti dunia merubah diri dalam semalam.

Dan baru aku sadar baju yang ku kenakan lebih bagus dari hari-hari biasanya.

Lebih wangi dan lebih rapi.

Dan betapa terkejut aku melihat bayanganku di depan cermin.

Wow... aku tampan sekali.

Lebih tampan dari pemain sinetron di tv-tv, lebih gagah daripada primus yustisio, lebih keren daripada david beckham.

Belum... belum kutemukan juga jawabannya.

Tapi kusadari semua keGANJILan ini terjadi sejak hari itu.

Sejak ada yang hadir mengGENAPi hidupku.

*menggenapkan keganjilan, mengganjilkan kegenapan sampai yang ganjil tergenap-genap dan yang genap terganjil-ganjil*

0 komentar:

Posting Komentar