Senin, 11 April 2011

Rembulan Cinta


Renita sudah tampil cantik. Ia sudah siapkan semuanya di teras lantai dua rumahnya. Ini malam ke lima belas dan itu artinya : PURNAMA. Sejak Dony mengambil S2 di Jepang, mereka berjanji akan meluangkan waktu khusus berdua. Mereka akan menikmati purnama. Dengan waktu yang sama, bulan yang sama, hidangan yang sama : secangkir teh dan pisang goreng, mereka merasa sungguh-sungguh sedang bersama. Lalu mereka akan chatting semalaman sampai menjelang pagi.


Sudah lewat satu jam dari waktu yang ditentukan tapi akun Dony masih offline. Tiba-tiba ada buzz.

Bian007 : Ren, gue telfon lo ga bisa-bisa. Gue mau kasih kabar. Sejam yang lalu gue kecelakaan di Shibuya. Gue di rumah sakit.
Ren_chan : lo ga apa-apa? Syukurlah lo selamat. Mas Dony udah tau kan? Dia nemenin lo ya? Gue tungguin online belom muncul.
Bian007 : Sorry Ren gue harus bilang ini, Dony kecelakaan bareng gue. Secepatnya gue urus kepulangan dia ke Jakarta. Dony berpulang.

Renita tergugu. Tak bisa berkata apa-apa, jemarinya dingin dan gemetar, jantungnya berdegup kencang. Isaknya memecah sunyi malam itu. Hanya purnama yang menemaninya, mengucapkan salam perpisahan.
Hal yang terburuk dalam hubungan jarak jauh adalah saat tahu bahwa pasangan berada dalam kondisi yang tidak baik, sementara kita tidak bisa berbuat apa-apa.

0 komentar:

Posting Komentar