Selasa, 12 April 2011

Mimpi dan Impian

Apa itu mimpi?
Apa itu impian?
Haruskah seseorang mempunyai impian?
Apa impianku sesungguhnya?



Aku pernah bermimpi. Sering bermimpi. Dalam tidur malam ataupun siang.
Tapi saat ditanya tentang impian, aku begitu bimbang.

Mimpi adalah imajinasi yang datang tanpa diundang dari alam bawah sadar.
Sedangkan impian adalah imajinasi yang lahir dari kepala sendiri, tentu saja saat kita sadar.

Seseorang tidak bisa memilih akan mimpi apa.
Tetapi seseorang bisa dengan bebas memilih impiannya.

Mimpi kadang terlalu mustahil untuk diwujudkan.
Berbeda dengan impian yang masih sangat mungkin menjadi kenyataan.

Dalam mimpi, imajinasi yang datang bisa baik, bisa buruk.
Impian, justru terbangun dari harapan dan ke-lebihbaik-an.

Kata mimpi bisa menggantikan kata impian : mimpiku, impianku.
Tetapi kata impian lebih spesifik, tak sama artinya dengan mimpi kembang tidur : aku bermimpi, bukan aku berimpian.

Sampai batas apa seseorang boleh punya impian?
Saat bocahkah? Saat remajakah? Saat dewasakah?
Saat tua? Tua? Apa yang salah dengan Tua?
Impian tak terbatasi usia.
Siapapun dengan usia berapapun boleh membangun impiannya.

Banyak kisah yang memaparkan tentang impian : yang terwujud maupun yang kandas.
Dan kata mimpi -impian- telah menginspirasi banyak nyawa.

'mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia' -Nidji-
'bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu' -Andrea Hirata-

Maka izinkanlah aku membagi impianku.
Impian yang kuakui dengan malu-malu dan tersipu.
Impian menari di bawah deras hujan kata, impian berenang di sungai kata, impian menyelam di samudera kata. Labuhanku hanya satu : pulau kata pengurai makna.

Izinkanlah... ^^

0 komentar:

Posting Komentar