Minggu, 05 Februari 2012

Marching dreams

1
mendung tipis di langit
rintikkan gerimis di sabana hati
sirami rerumputan yang hampir mati
uapkan aroma tanah yang harum mewangi
meski singgah tak lama
selalu saja ia bisa
semaikan impian
saat logika enggan berkawan
gerimis…
telah menulis
bahwa harapan selalu ada untuk orang yang optimis


2
mari kita bermimpi
tentang esok saat kita bangun pagi
apakan akan memerah susu di kandang sapi
atau berangkat ke kantor memakai dasi
jangan buyarkan mimpi ini
agar kita tahu apa yang kan terjadi
apakah kita masih saling mengerti
atau memilih jalan sendiri-sendiri
jangan buat mimpi ini menjadi mimpi buruk
karena ini hanyalah mimpi
dan hanya dalam mimpilah
segala yang jauh terasa dekat
segala yang mustahil menjadi mungkin
maka biarlah mimpi ini menjadi mimpi indah
dan berharap suatu hari menjadi nyata
agar ketika terbangun nanti
kita bisa melukis pelangi di langit hati


3
bagai mimpi saat terjaga
tidur tanpa pejamkan mata
dan aku tak bisa lagi membeda
mana mimpi, mana nyata
sekian banyak rasa hinggap
di pucuk-pucuk daun jiwa
silih berganti memantulkan
ranting-ranting yang berkelindan
setiap masa rangkaikan nada
mengalun menjadi lagu
turut menguap pula bahagia
menjelma jadi embun di dahan kalbu
rumit…
hidup memang rumit

0 komentar:

Posting Komentar