Minggu, 05 Februari 2012

March Monologia

1
tak ada lagi bola mata yang biru
semua menjelma jadi kelabu
juga wajah-wajah merah jambu
telah memudar jadi abu-abu
apa yang terjadi pada hidup
jika hati slalu meragu
dan memilih tenggelam di palung kalbu
sunyi ...


2
setiap malam kulihat pintunya selalu terbuka
dan sajadah tergelar sempurna
tersungkur dalam lantun doa
mendulang airmata cinta
hanya haru yang hinggap
saat namaku kau sebut dalam dekap
membuatku terperangkap
dalam pukat cintamu yang tak bersekat
seindah ratna mutu manikam
kau rajut kelam malam jadi pualam


3
belum jenak
dengarkan kicau murai batu
yang dibawa semilir angin ke telingaku
belum puas
menghirup aroma pagi
dan rasakan hangat mentari
belum cukup
nikmati seteguk kopi
sambil membaca koran pagi
belum ingin
kehilangan semangat pagi
di senyum permata hati
tiba-tiba matahari sudah meninggi
melelehkan kesejukan pagi
satu tanya dalam hati,
mengapa pagi, selalu cepat pergi?

0 komentar:

Posting Komentar