Selasa, 02 Juni 2015

#30harimenulis : H3-Kitchen Stories



Tema hari ketiga #30harimenulis adalah menulis tentang diri sendiri dari sudut pandang orang lain. Daaaan, inilah aku, diceritakan oleh si PanciTeflon serbaguna favoritku :)


Hai, namaku PanciTeflon. Aku dipakai pemilikku untuk merebus, tapi lebih sering dia menggunakanku untuk memanggang. Memanggang roti, bolu, nastar, kukis kacang, bika ambon, dan teman-temannya. Tentu saja pekerjaan ini tidak bisa kulakukan tanpa bantuan sahabatku, si TutupKaca. Kenapa dia memakaiku untuk memanggang? Aku kan panci? Karena dia belum punya oven. Kreatif, irit, atau pelit ya? =D

Aku heran kenapa dia tidak juga beli oven. Padahal sering sekali membuat makanan yang dipanggang. Kan lebih praktis, lebih besar ukurannya, dan tentu saja sesuai fungsinya. Kalau aku panci aluminium, mungkin sudah aus dari kapan hari. Katanya dia pernah melihat-lihat oven tangkring di supermarket. Tapi masih ragu membelinya. Takutnya terlanjur beli malah jarang dipakai (What? Lha ini pantatku sampai gosong!). Atau sudah beli tapi gagal melulu bikin kuenya, kan jadi desperate (kalau ini boleh jadi sih, aku saksinya). Itulah yang membuatnya galau beli oven sekarang atau nanti (nanti entah kapan :’( )

Tapi ya sudahlah. Nasib diciptakan sebagai panci, benda mati, ya nerimo aja (benda mati kok bisa cerita -_-‘). Setidaknya aku salut dengan usahanya bikin makanan untuk keluarga tercinta. Walaupun peralatan terbatas, kemampuan seadanya, tapi kemauan selalu ada. Gagal bikin kue itu soal biasa.

Nah sekarang-sekarang ini (dari hasil nguping dan kepo), dia sedang galau soal blender. Aku tahu blendernya rusak. Gara-gara dipakai giling daging buat bikin bakso. Ya memang bukan salah blendernya sih ya. Kalau mau giling daging mestinya kan pakai chopper atau food processor sekalian. Dia punya pilihan beli bender baru yang ada choppernya, atau beli chopper aja, atau sekalian beli food processor.

Seperti biasa, dia googling, cari tahu harga masing-masing. Ngecek juga di salah satu supermarket, apa alat yang dia cari ada. Eh, ujung-ujungnya malah beli sparepart blender lamanya dan tetep galau dengan pilihan blender-chopper, chopper aja, dan food processor.

Ya dia mah gitu orangnya. Suka galauan kalau mau beli barang. Banyak pertimbangan. Ujung-ujungnya : bataaaaaal.

Andai aku bisa teriak : udah beli aja oven sama food processor! Nggak bakalan nganggur. Soal dana juga udah dapet ACC kan? *ting ting ;-)

0 komentar:

Posting Komentar